FONTERRA OPERASIKAN PABRIK PERDANA DI INDONESIA

Diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Diklaim untuk memenuhi permintaan produk susu di pasar domestik yang meningkat sebesar 5 persen per tahun hingga 2020, Fonterra Co-operative Group Limited pun resmi mengoperasikan pabrik perdananya di Indonesia, di Kawasan Industri Terpadu Indonesia China, Deltamas, Cikarang, Bekasi, awal pekan ini.

Dan, asal tahu saja, pabrik yang menelan dana investasi hingga Rp 340 miliar itu, berada dalam naungan PT Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, unit produksi Fonterra Co-operative Group Limited yang berbasis di Selandia Baru.

Kata Johan Priem, Managing Director Asia, Middle East, Africa Fonterra Co-operative Group Limited, pabrik anyar tadi merupakan investasi terbesar pihaknya di kawasan Asean dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Ditambahkan pula, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektar tersebut, tergolong pabrik blending dan packing, dengan kapasitas sebesar 100 metrik ton per hari (blending) dan mampu mengemas 16 ribu metrik ton produk per tahun atau 87 ribu kemasan per hari.

Lebih dari itu, pabrik yang sama juga telah menggunakan teknologi canggih, seperti X Ray, yang disebut tidak ada di negara lain.

Fonterra Co-operative Group Limited menginformasikan, hasil produksi pabrik Cikarang saat ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Namun, bila memungkinkan, hasilnya akan diekspor dalam tempo lima tahun ke depan.

Berita-Bisnis mencatat, selama hampir 30 tahun, Fonterra Co-operative Group Limited sejatinya telah beroperasi di ranah bisnis susu di Indonesia, dengan mengusung beberapa merek, yaitu Anmum, Anlene, Anchor, dan Boneeto, yang dipasarkan via PT Fonterra Brands Indonesia.

Dan, sampai saat ini, Annele terhitung sebagai kontributor utama penjualannya. Hingga akhir tahun lalu misalnya, pangsa pasar Anlene di segmen susu kalsium dewasa serta manula sudah mencapai 58 persen.

Adapun di segmen susu anak, merek Boneeto diduga kuat sudah meraih pangsa pasar sebesar 12 persen. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

PACU PENJUALAN, 3M INDONESIA GELAR RUMAH BERSIH TERAWAT
BERITA

PACU PENJUALAN, 3M INDONESIA GELAR RUMAH BERSIH TERAWAT

(Berita-Bisnis) - Mulai dari tanggal 1 April 2013 hingga 31 Agustus nanti, PT 3M Indonesia menggelar kampanye Rumah Bersih Terawat...
NIVEA GELAR KAMPANYE UNTUK IBU
BERITA

NIVEA GELAR KAMPANYE UNTUK IBU

(Berita-Bisnis) - Dikemas sebagai ungkapan perasaan sayang dan cinta kepada sosok ibu, PT Beiersdorf Indonesia -via merek perawatan kulit Nivea-...
SINAR MAS DAN GRAMEDIA BERSAING DI BISNIS TISU
DATA BISNIS

SINAR MAS DAN GRAMEDIA BERSAING DI BISNIS TISU

(Berita-Bisnis) - Dengan alasan dianggap bertanggung jawab atas kerusakan hutan di Indonesia, khususnya di Sumatera, delapan peritel besar di Amerika...
AWAL 2014, DAFAM KELOLA HOTEL DAFAM MERDEKA MADIUN
BERITA

AWAL 2014, DAFAM KELOLA HOTEL DAFAM MERDEKA MADIUN

(Berita-Bisnis) - Berbekal kepercayaan yang diberikan oleh PT Septa Lingga Mas, Dafam Hotels berencana mengoperasikan Hotel Dafam Merdeka Madiun pada...
RECKITT BENCKISER INDONESIA KONSISTEN GELAR EDUKASI KEBERSIHAN
BERITA

RECKITT BENCKISER INDONESIA KONSISTEN GELAR EDUKASI KEBERSIHAN

(Berita-Bisnis) - Dengan melibatkan 18 ribu responden yang berada di 18 negara (termasuk Indonesia), The Global Hygiene Council resmi memaparkan...
LEWAT THAILAND, PELUMAS PERTAMINA BIDIK PASAR INDOCHINA
BERITA

LEWAT THAILAND, PELUMAS PERTAMINA BIDIK PASAR INDOCHINA

(Berita-Bisnis) - Upaya PT Pertamina Lubricants untuk menggenjot penjualan produk pelumas kreasinya di pasar tujuan ekspor, sejatinya pantas untuk diapresiasi....

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia