TAUZIA TAMBAH POP! HOTELS DI SURABAYA

Berupaya memperkokoh posisinya di pentas bisnis bujet hotel di pasar domestik. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Ambisi Tauzia Hotel Management untuk mengoperasikan minimal 37 hotel bujet yang mengusung merek POP! Hotels hingga lima tahun ke depan, sepertinya tidak akan mengalami kendala yang cukup berarti.

Buktinya, pelaku usaha yang mulai berkecimpung di ranah bisnis hospitality pada 2001 ini, bakal kembali mengelola POP! Hotels anyar di Surabaya, Jawa Timur, pada pertengahan Januari 2016.

Persisnya, hotel baru itu adalah POP! Hotels Diponegoro yang terletak di kawasan Jl. Diponegoro, Surabaya.

Adapun sebelumnya, masih di kota yang sama, Tauzia Hotel Management sudah mengoperasikan POP! Hotels Gubeng berdaya tampung 162 kamar.

Kata Agus Fatahillah, Hotel Manager POP! Hotels Diponegoro Surabaya, hotel baru tersebut berkapasitas 116 kamar dan merupakan hotel ke-18 yang mengibarkan label POP! Hotels.

Ditambahkan pula, lantaran dekat dengan Bandar Udara Internasional Juanda serta Stasiun Kereta Api Gubeng, maka POP! Hotels Diponegoro pun bisa menjadi pilihan tepat bagi para pebisnis yang berkunjung ke Surabaya.

Berita-Bisnis mencatat, POP! Hotels Diponegoro bukanlah POP! Hotels terakhir yang akan dihadirkan oleh Tauzia Hotel Management di kota itu.

Kelak, bila semuanya berjalan lancar, Tauzia Hotel Management telah menyiapkan rencana pembukaan hotel serupa di tiga lokasi di Surabaya, yaitu POP! Hotels Pasar Atom setinggi 12 lantai, POP! Hotels Ambengan, dan POP! Hotels Karang Menjangan.

Sementara daya tampung masing-masing hotel baru tadi diproyeksikan sebanyak 120 kamar, kecuali POP! Hotels Karang Menjangan yang berkapasitas 100 kamar.

Patut juga diketahui, baik POP! Hotels Pasar Atom, POP! Hotels Ambengan maupun POP! Hotels Karang Menjangan, sejatinya merupakan bagian dari ekspansi bisnis Tauzia Hotel Management yang ingin memperkokoh posisinya di pentas bisnis hotel bujet di pasar domestik, sampai tahun 2020.

Per awal Desember ini, 18 POP! Hotels yang berada dalam pengelolaan Tauzia Hotel Management menyebar di beberapa daerah, seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Tangerang, Lampung, Bali, Solo plus di Makassar.

Dan, khusus di Jakarta serta di Bali, Tauzia Hotel Management menghadirkan 5 POP! Hotels di masing-masing daerah tersebut. Setelah itu, 2 POP! Hotels dibuka di Yogyakarta. (BB/as/Luki)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

AXA DAN ACA GUNAKAN EDUKASI UNTUK PERBESAR PASAR
MARKETING

AXA DAN ACA GUNAKAN EDUKASI UNTUK PERBESAR PASAR

(BeritaBisnis) - Merebaknya tren tiket maskapai murah diam-diam mendorong pertumbuhan pasar asuransi perjalanan.Bagaimana tidak. Jika merujuk ke data International Air...
KIDZANIA HADIRKAN BOOK ILUSTRATOR
BERITA

KIDZANIA HADIRKAN BOOK ILUSTRATOR

(Berita-Bisnis) - Guna memberikan pengalaman yang berwarna kepada pengunjung anak-anak, Kidzania kembali menghadirkan fasilitas baru berupa Book Ilustrator. (lebih…)
KINI, JARINGAN WAROENG RAJAWALI SUDAH MENCAPAI 51 GERAI
BERITA

KINI, JARINGAN WAROENG RAJAWALI SUDAH MENCAPAI 51 GERAI

(Berita-Bisnis) - Pelan tapi pasti, jaringan Waroeng Rajawali semakin melebar. Buktinya, PT Rajawali Nusantara Indonesia -pemilik dan pengelola Waroeng Rajawali...
PERKUAT LAYANAN, INNA GROUP RANGKUL TELKOM
BERITA

PERKUAT LAYANAN, INNA GROUP RANGKUL TELKOM

(Berita-Bisnis) - Guna meningkatkan kualitas produk dan layanan jaringan hotelnya, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) -populer dengan label Inna Group-...
ADORANA DIPERCAYA KELOLA ARNAVA MUTIARA HOTEL BELITUNG
BERITA

ADORANA DIPERCAYA KELOLA ARNAVA MUTIARA HOTEL BELITUNG

(Berita-Bisnis) - Pelan tapi pasti, kiprah PT Adonara Hospitality Development -populer dengan label Adonara Hotels Group- di pentas bisnis operator...
SASAR SEGMEN MUDA, DWIDAYATOUR TAWARKAN JAWARA
BERITA

SASAR SEGMEN MUDA, DWIDAYATOUR TAWARKAN JAWARA

(Berita-Bisnis) - Diklaim untuk memenuhi kebutuhan segmen muda akan gaya berwisata ala globetrotter, PT Dwidaya World Wide -populer dengan label...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia