PABRIK KEDUA TOPANG EKSPANSI BISNIS KAO INDONESIA

Menghasilkan produk deterjen, pembalut wanita serta popok bayi sekali pakai merek Merries yang selama ini masih diimpor dari Jepang. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Ambisi PT Kao Indonesia untuk mencetak angka penjualan yang lebih banyak lagi di arena bisnis popok bayi sekali pakai di pasar domestik, sepertinya bakal segera terwujud.

Terutama setelah hari ini, Kao Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya yang terletak di dalam kawasan industri Karawang International Industry City, Karawang, Jawa Barat.

Pabrik senilai US$ 128 juta itu (termasuk lahan dan fasilitas baru) tercatat dibangun selama kurang lebih satu tahun delapan bulan serta akan menghasilkan produk deterjen, pembalut wanita serta popok bayi sekali pakai merek Merries yang selama ini masih diimpor dari Jepang.

Kata Michio Koike, Presiden Direktur Kao Indonesia, luas pabrik anyar ini 1,6 kali lebih besar ketimbang pabrik pertama milik Kao Indonesia yang telah beroperasi di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat.

Ditambahkan pula, pabrik Kao Karawang International Industry City yang berdiri di atas lahan seluas 140 ribu meter persegi tersebut bakal memiliki posisi istimewa lantaran diproyeksikan sebagai basis produksi, baik untuk pasar domestik maupun pasar kawasan Asia.

Dalam catatan Berita-Bisnis, Kao Indonesia menawarkan popok bayi sekali pakai Merries sejak dua tahun silam serta diklaim sebagai popok sekali pakai yang mempunyai beragam keunggulan. Salah satunya adalah memiliki alarm yang berfungsi sebagai pengingat waktu untuk pergantian popok.

Di sisi lain, Merries juga disebut memiliki daya serap tinggi dan sirkulasi udara yang baik yang membuat kulit bayi akan lebih terjaga dan tidak lembab.

Popok bayi sekali pakai Merries sendiri dipasarkan dalam dua tipe, yakni tape yang mengincar bayi baru lahir maupun tipe pants (celana) untuk kebutuhan anak kecil.

Patut diketahui, di pentas bisnis diapers segmen bayi dan anak, Merries berupaya mengimbangi keperkasaan Mamy Poko besutan PT Unicharm Indonesia yang pada tahun 2012 sudah menguasai hampir 70 persen pasar popok bayi di Indonesia.

Adapun di bisnis pembalut wanita, Kao Indonesia yang merilis brand Laurier tampak bersaing keras dengan lebih 15 merek produk pembalut wanita, antara lain, Softex, Charm, Hers Protect, Kotex, Honeysoft, dan Whisper. 

Sementara itu, di ranah bisnis deterjen, Attack yang ditawarkannya ‘bertempur’ dengan Wings, Ekonomi, Daia, So Klin, Ekstra Aktif, dan Cemerlang yang diproduksi oleh Wings Group maupun Rinso keluaran PT Unilever Indonesia Tbk.

Sekedar mengingatkan saja, ketika proses pembangunan pabrik Kao Karawang International Industry City sedang berlangsung, sister company-nya yang bernama PT Kao Indonesia Chemicals sejatinya juga sedang membangun pabrik kimia anyar yang memproduksi surfactants (material untuk produk toiletries) dan beragam produk kimia lainnya yang merupakan bahan baku bagi Kao Indonesia.

Itu berarti, upaya Kao Indonesia yang menginginkan operasionalisasi produksi yang efisien diperkirakan dapat tercapai karena hadirnya suplai bahan baku dari Kao Indonesia Chemicals. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

APRIL 2013, PHINTRACO HADIRKAN ONLINE TRADING SYARIAH
BERITA

APRIL 2013, PHINTRACO HADIRKAN ONLINE TRADING SYARIAH

(Berita-Bisnis) - Dalam rangka merengkuh 1.000 investor baru pada tahun ini, PT Phintraco Securities berniat menghadirkan aplikasi online trading syariah...
NUTRIFOOD RILIS TROPICANA SLIM ALERGON
BERITA

NUTRIFOOD RILIS TROPICANA SLIM ALERGON

(Berita-Bisnis) - Diklaim cocok untuk konsumen yang mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi gluten, PT Nutrifood Indonesia resmi meluncurkan produk baru...
MEGA PERINTIS GROUP HADIRKAN 101 GERAI MANZONE
BERITA

MEGA PERINTIS GROUP HADIRKAN 101 GERAI MANZONE

(Berita-Bisnis) - Keputusan PT Mega Perintis (Mega Perintis Group) untuk merambah bisnis ritel fesyen pria -dengan mengusung label Manzone- sejak...
MAHADYA AKAN BUKA 30 LOKA SUPERMARKET SAMPAI 2019
BERITA

MAHADYA AKAN BUKA 30 LOKA SUPERMARKET SAMPAI 2019

(Berita- Bisnis) - Keseriusan PT Mega Mahadana Hadiya (Mahadya) untuk menggeluti ranah bisnis supermarket memang pantas diapresiasi. (lebih…)
PABRIK BARU FURUKAWA PERKETAT PERSAINGAN BISNIS AKI
BERITA

PABRIK BARU FURUKAWA PERKETAT PERSAINGAN BISNIS AKI

(Berita-Bisnis) - Sulit untuk disangkal, mulai tahun ini, aroma persaingan di pentas bisnis baterai otomotif (aki) bakal semakin ketat. (lebih…)
FONTERRA BANGUN PABRIK SENILAI Rp 375 MILIAR DI CIKARANG
BERITA

FONTERRA BANGUN PABRIK SENILAI Rp 375 MILIAR DI CIKARANG

(Berita-Bisnis) - Berbekal dana investasi sebesar Rp 357 miliar, PT Fontera Brands Manufacturing Indonesia telah mulai melakukan proses konstruksi pabrik...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia