PABRIK BARU GOZCO BEROPERASI OKTOBER 2015

Menguasai lahan perkebunan kelapa sawit seluas 68 ribu hektar. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Pelan tapi pasti, PT Gozco Plantations Tbk mulai memperkokoh posisinya sebagai produsen minyak sawit mentah yang patut disegani.

Pasalnya, jika tak ada halangan, proses pembangunan pabrik baru Gozco Plantations berkapasitas 45 metrik ton per jam yang terletak di Muara Enim, Sumatera Selatan, diperkirakan bakal rampung pada medio Oktober tahun depan.

Dengan demikian, total kapasitas produksi minyak sawit mentah Gozco Plantations di Sumatera Selatan, nantinya menjadi 135 metrik ton per jam. Maklumlah, saat ini, di wilayah yang sama, Gozco Plantations sudah memiliki pabrik serupa dengan kapasitas 90 metrik ton per jam.

Kata Yongki Tedja, Direktur Gozco Plantations, pengoperasian pabrik anyar tadi dengan sendirinya bakal mendongkrak pendapatan pihaknya pada tahun berikutnya.

Asal tahu saja, Gozco Plantations sejatinya juga mempunyai pabrik sejenis yang berlokasi di Kalimantan Tengah dengan kapasitas 45 metrik ton per jam.

Alhasil, seiring pengoperasian pabrik baru tadi yang menelan dana investasi sekitar Rp 30 miliar, maka kelak total kapasitas produksi minyak sawit mentah Gozco Plantations diperkirakan mencapai 180 metrik ton per jam.

Di sisi lain, sebagaimana jamaknya para produsen minyak sawit mentah, Gozco Plantations pun tercatat memiliki lahan kelapa sawit di wilayah berdirinya pabrik pengolahan kepala sawit.

Buktinya, sampai saat ini, Gozco Plantations diketahui menguasai lahan perkebunan kelapa sawit seluas 68 ribu hektar, baik di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Dan, dari jumlah tersebut, yang telah tertanam seluas 42 ribu hektar, dengan komposisi 26.359 hektar di Sumatera Selatan, 7.394 hektar di Kalimantan Tengah, dan sekitar 7 ribu hektar di Kalimantan Barat.

Gozco Plantations menginformasikan, hingga kuartal ketiga tahun ini, penjualannya tercatat sebanyak Rp 365 miliar atau naik sebesar 38 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 265 miliar.

Dan, dalam kondisi itu, penjualan crude palm oil (CPO) menjadi kontributor utama dengan andil senilai Rp 321 miliar. Sedangkan kontribusi palm kernel sebesar Rp 36 miliar dan sisanya disumbang oleh penjualan tandan buah segar.

Sementara itu, masih di periode yang sama yang berakhir pada September 2014, laba bersih yang berhasil dikumpulkan oleh Gozco Plantations mencapai Rp 26,7 miliar. Perolehan ini setara kenaikan sebesar 69 persen tinimbang periode yang sama tahun lalu. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

MENARA PERKANTORAN BARU DI DISTRICT 8 SCBD SEGERA MELUNCUR
BERITA

MENARA PERKANTORAN BARU DI DISTRICT 8 SCBD SEGERA MELUNCUR

(Berita-Bisnis) - Dibanding pengembang lain yang sekelas, Agung Sedayu Group sepertinya bukanlah tipe kelompok usaha yang gemar high profile di...
RECKITT BENCKISER INDONESIA KONSISTEN GELAR EDUKASI KEBERSIHAN
BERITA

RECKITT BENCKISER INDONESIA KONSISTEN GELAR EDUKASI KEBERSIHAN

(Berita-Bisnis) - Dengan melibatkan 18 ribu responden yang berada di 18 negara (termasuk Indonesia), The Global Hygiene Council resmi memaparkan...
BRI SYARIAH PEROLEH SERTIFIKAT ISO 15489
BERITA

BRI SYARIAH PEROLEH SERTIFIKAT ISO 15489

(Berita-Bisnis) - Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan penelitian mendalam, PT Bank BRI Syariah akhirnya sukses memperoleh Sertifikat International...
PAN PACIFIC INSURANCE HADIR DI BALI
BERITA

PAN PACIFIC INSURANCE HADIR DI BALI

(Berita-Bisnis) - Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, PT Pan Pacific Insurance akhirnya resmi membuka kantor cabang di Denpasar, Bali. (lebih…)
FUNDAMENTAL SELLING SKILLS
EVENT

FUNDAMENTAL SELLING SKILLS

By WK CONSULTING (lebih…)
RODA BLUE BIRD BERPUTAR KENCANG DI BISNIS TAKSI
DATA BISNIS

RODA BLUE BIRD BERPUTAR KENCANG DI BISNIS TAKSI

(Berita-Bisnis) - Kalau saja ada riset yang meneliti armada taksi mana yang belakangan ini menerima banyak penghargaan, bisa dipastikan 99...

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia