P&G LUNCURKAN PAMPERS BABY DRY PANTS

Memberikan kesempatan bagi kaum ibu untuk berbagi kebahagiaan dengan bayinya masing-masing. (Foto: Ist)

(Berita-Bisnis) – Disebut untuk menjawab kebutuhan akan tidur malam bayi yang nyenyak, PT P&G Indonesia resmi meluncurkan produk terbarunya berupa Pampers Baby Dry Pants.

Dan, lebih dari itu, produk popok yang dibanderol seharga Rp 21 ribu hingga Rp 68 ribu ini, bahkan diklaim sudah memanfaatkan beragam teknologi yang membuat bayi nyaman sekaligus bisa tidur nyenyak di malam hari.

Adapun teknologi yang dimaksud mencakup super gel (yang secara proaktif lebih cepat menyerap cairan dibandingkan produk popok lain), extra layer plus breathable.

Kata Febrina Herlambang, Communications Manager P&G Indonesia, berkat hadirnya teknologi super gel tadi, Pampers Baby Dry Pants bisa tetap kering sampai 12 jam.

Ditambahkan, Pampers Baby Dry Pants ditujukan untuk segmen anak-anak yang berusia 6 bulan hingga 3 tahun.

P&G Indonesia menginformasikan, seiring kehadiran Pampers Baby Dry Pants, pihaknya juga menggelar kampanye bertajuk Senyum Pagi Bayi No.1 di Indonesia yang berlangsung mulai dari 15 Maret hingga 25 April 2015.

Asal tahu saja, kampanye tersebut memberikan kesempatan bagi kaum ibu untuk berbagi kebahagiaan dengan bayinya masing-masing lewat bentuk foto senyum ceria bayi yang bisa dikirim melalui www.everydayme.co.id/Pampers/SenyumPagiBayiNo1.

Dan, bagi yang terpilih, P&G Indonesia menjanjikan foto tersebut bakal ditampilkan di billboard digital di pusat perbelanjaan Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Perlu diketahui, sejak dua tahun silam, P&G Indonesia sudah mengoperasikan pabrik barunya yang terletak di kawasan Karawang International Industry City, Karawang, Jawa Barat, yang khusus memproduksi popok dengan merek Pampers.

Oleh P&G Indonesia sendiri, produk popok keluaran pabrik tersebut diproyeksikan bisa memenuhi kebutuhan popok untuk 8 juta bayi di pasar domestik.

Berita-Bisnis juga mencatat, hingga akhir tahun lalu, nilai bisnis produk yang mengincar segmen anak di bawah usia tiga tahun mencapai kurang lebih Rp 21 triliun.

Dan, dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 15 triliun tergolong sebagai nilai belanja untuk produk susu bubuk maupun baby diapers alias popok bayi.

Di ranah bisnis popok di Indonesia, Pampers diketahui bersaing dengan produk serupa, antara lain, merek Mamy Poko keluaran PT Uni Charm Indonesia maupun Merries kreasi PT Kao Indonesia. (BB/as/Christov)

Bagikan :
Iklan Bawah

Baca Juga

STARWOOD BAKAL KELOLA W BALI – UBUD
BERITA

STARWOOD BAKAL KELOLA W BALI – UBUD

(Berita-Bisnis) - Di pentas bisnis hospitality global, Starwood Hotels and Resort yang berbasis di Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, dikenal memiliki...
LIPPO BANGUN MENARA PERKANTORAN LIPPO THAMRIN SENILAI Rp 1,25 TRILIUN
BERITA

LIPPO BANGUN MENARA PERKANTORAN LIPPO THAMRIN SENILAI Rp 1,25 TRILIUN

(Berita-Bisnis) - Setelah sekian lama seolah "tertinggal" dibandingkan kawasan bisnis lain di Jakarta, wilayah Thamrin dan sekitarnya tampaknya akan menggeliat...
LEWAT MEREK ARTISTRY, AMWAY TAWARKAN PARFUM ANYAR
BERITA

LEWAT MEREK ARTISTRY, AMWAY TAWARKAN PARFUM ANYAR

(Berita-Bisnis) - Diklaim sebagai persembahan bagi kaum wanita yang melambangkan keanggunan alami, daya tarik kuat serta semangat untuk menikmati hidup,...
2013, BATAVIA PROSPERINDO TAMBAH CABANG
BERITA

2013, BATAVIA PROSPERINDO TAMBAH CABANG

(Berita-Bisnis) - Guna memperluas bisnisnya pada tahun ini, PT Batavia Prosperindo Finance Tbk berniat menghadirkan beberapa kantor cabang barunya di...
SCOTT’S GLAXOSMITHKLINE DUKUNG GERAKAN NASIONAL SADAR GIZI
BERITA

SCOTT’S GLAXOSMITHKLINE DUKUNG GERAKAN NASIONAL SADAR GIZI

(Berita-Bisnis) - Dengan mengusung brand Scott's Emulsion, PT GlaxoSmithKline Indonesia tercatat memberikan dukungan terhadap Gerakan Nasional Sadar Gizi yang dicanangkan...
DIGITAL MEDIA WORKSHOP
EVENT

DIGITAL MEDIA WORKSHOP

How To Build an Engaging Multi-Channel Campaign Through Digital Media Workshop (lebih…)

Berita-Bisnis.com hadir untuk menyemarakkan dinamika dunia bisnis Indonesia.

Dinamika Dunia Bisnis Indonesia