Berita Bisnis

AWARENESS TUMBUH DENGAN CSR

Membentuk Yayasan Cap Lang Peduli tujuh tahun silam. (Foto: Ist)Membentuk Yayasan Cap Lang Peduli tujuh tahun silam. (Foto: Ist)(Berita-Bisnis) - Awalnya, operasi gratis katarak dan bibir sumbing itu direncanakan hanya untuk 100 orang. Namun, menjelang hari pelaksanaannya pada medio Januari silam, jumlah pendaftar membengkak. Alhasil, demi memenuhi keinginan masyarakat sekitar, PT Eagle Indo Pharma pun menyediakan tempat bagi 200 pendaftar. Hasilnya, 171 pasien penyakit katarak dan 9 orang pasien penyakit bibir sumbing berhasil dioperasi.



Namun, ada yang unik dari aktifitas sosial itu. Kepada setiap pendaftar, Eagle Indo Pharma membagikan bibit pohon mangga yang wajib ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Jadi, ibarat kata pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, Eagle Indo Pharma menggabungkan dua isu sekaligus lewat event itu: corporate social responsibility (CSR) dan go green.

Agustus tahun lalu, di Masjid Agung Semarang, produsen minyak angin Cap Lang ini juga sukses menggelar aqiqah massal terhadap 160 bayi dari keluarga kurang mampu. Kala itu, dengan menggandeng Remaja Masjid Agung Jawa Tengah, Eagle Indo Pharma menyediakan 250 ekor kambing.

Program aqiqah massal maupun operasi gratis katarak dan bibir sumbing tadi adalah bagian dari CSR yang rutin dilakukan Eagle Indo Pharma. Bahkan, khusus untuk aqiqah massal, Eagle Indo Pharma sempat meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai aqiqah massal dengan jumlah peserta dan jumlah kambing terbanyak.

Di sisi lain, pada tahun ini, Eagle Indo Pharma kembali menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Pos Yandu Telon Lang di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Yogyakarta. Sebelumnya, empat tahun silam -dengan label yang sama- kegiatan sejenis sudah dilaksanakan di Jakarta. Setahun kemudian, digelar di Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Bandung. Dan, pada tahun 2010, diselenggarakan di Jakarta dan Bekasi. Adapun setahun lalu, digelar di wilayah Jawa Barat.

Rutin menggelar Kunjungan Pos Yandu Telon Lang. (Foto: Ist)Rutin menggelar Kunjungan Pos Yandu Telon Lang. (Foto: Ist)Nyaris tak beda dengan aqiqah massal dan operasi gratis katarak serta bibir sumbing, seluruh rangkaian kegiatan Kunjungan Pos Yandu Telon Lang itu terhitung gratis. Bagi yang berminat dikunjungi, Eagle Indo Pharma hanya minta agar punya halaman yang cukup luas plus memiliki jumlah peserta aktif Pos Yandu sebanyak 200 orang.

Seandainya, jumlah anggotanya tidak mencukupi, Eagle Indo Pharma justru menyarankan agar rencana kegiatan itu melibatkan Pos Yandu yang lain.

Dan, sedari awal, Kunjungan Pos Yandu Telon Lang dirancang sebagai ajang sharing pengetahuan, mulai dari merawat hingga cara memijat bayi yang baik dan benar. Selain itu, agar acaranya menarik, tak lupa pula disisipkan beberapa games interaktif dengan beragam hadiah. Kunjungan Pos Yandu Telon Lang juga menggelar perlombaan bayi aktif.

Walau berbagai kegiatan tadi berbalut aksi sosial, cukup sulit untuk tidak mengatakan bahwa berbagai aktifitas tersebut sesungguhnya punya dampak positif terhadap kinerja bisnis Eagle Indo Pharma.

Benarkah? Bisa jadi ya, apalagi kalau menggunakan konsep Social Return on Investment (SROI) untuk menghitung secara finansial besaran “pendapatan” yang dapat “dikembalikan” melalui kegiatan CSR. Cuma sayangnya, informasi sebagai dasar perhitungan SROI tidak cukup tersedia.

Karena itu, yang paling mungkin untuk diterima adalah via program CSR yang telah dilakukan -langsung maupun tidak langsung- awareness masyarakat sudah terbentuk bahkan telah meningkat terhadap produk-produk yang dirilis perusahaan yang memiliki pabrik di kawasan Jl. Raya Prabu Siliwangi, Jatiuwung, Tangerang ini.

Minimal, sampai saat ini, kinerja beragam produk yang diproduksi Eagle Indo Pharma, seperti minyak kayu putih Cap Lang, balsem otot Geliga, balsem Lang, Telon Lang, minyak angin Lang, dan minyak gosok Pijat Urut (GPU) relatif dominan di produk kategori rubs & balm.

Tampak dominan di produk kategori rubs & balm. (Foto: Ist)Tampak dominan di produk kategori rubs & balm. (Foto: Ist)Di sisi lain, Eagle Indo Pharma pun acap menerima berbagai penghargaan, semacam ICSA, TOP BRAND, BEST BRAND, dan penghargaan-penghargaan lainnya. Tentu saja, kegiatan-kegiatan yang berbau sosial yang telah diselenggarakan punya andil untuk itu.

Menurut Susanti Halim, Plant Manager Eagle Indo Pharma, dalam satu kesempatan ke media, kegiatan CSR adalah program kerja wajib bagi pihaknya. Apalagi setelah pada tahun 2005 silam, Eagle Indo Pharma membentuk Yayasan Cap Lang Peduli.

Melalui yayasan inilah kemudian, perusahaan farmasi over the counter ini aktif melaksanakan beragam kegiatan sosial, baik berupa aktifitas pendidikan maupun kesehatan. Kelak, wilayah yang akan "dibantu" pun akan semakin diperlebar. Bersamaan dengan itu, bilamana terjadi musibah atau bencana alam, Yayasan Cap Lang Peduli sudah siap untuk segera melakukan aksi sosialnya. Memang -diakui atau tidak- dengan program CSR-nya, bisnis Eagle Indo Pharma tampak melaju lebih kencang. (BB/dbs/Luki)

 

Berhubungan Dengan:
(Berita-Bisnis) - Suksesnya program corporate social responsibility bertaju
(Berita-Bisnis) - Sebagai bagian dari rencana pembukaan 15 sampai 20 gerai
(Berita-Bisnis) - Sebagai bagian dari perwujudan program Corporate Social R